Tata Nama Senyawa Alkana, Alkena, dan Alkuna

Posted: Juli 7, 2012 in RPP Materi Kimia

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

 

  1. I.                   IDENTITAS SEKOLAH DAN MATA PELAJARAN
Nama Sekolah : SMA Negeri 1 Pemangkat
Kelas/Semester : X/ 1 (genap)
Mata Pelajaran : Kimia
Materi Pokok / Sub Materi : Hidrokarbon / Senyawa Karbon
Alokasi Waktu : 1 x pertemuan (1 x 25 menit)
Standar Kompetensi :
  1. Memahami sifat-sifat senyawa organik atas dasar gugus fungsi dan senyawa makromolekul.
Kompetensi Dasar : 4.2  Menggolongkan senyawa hidrokarbon berdasarkan strukturnya dan hubungannya dengan sifat senyawa

 

  1. II.                INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

Indikator keberhasilan pembelajaran ini adalah sebagai berikut:

  1. Dapat mengelompokkan senyawa hidrokarbon berdasarkan kejenuhan ikatan dengan teliti.
  2. Dapat memberi nama senyawa alkana, alkena, dan alkuna dengan tepat.
  1. III.             TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mempelajari bab ini, Siswa mampu:

  1. Mengelompokkan senyawa hidrokarbon berdasarkan kejenuhan ikatan dengan teliti.
  2. Memberi nama senyawa alkana, alkena, dan alkuna dengan tepat.
  1. IV.             MATERI AJAR

Senyawa hidrokarbon merupakan senyawa yang hanya tersusun oleh atom-atom karbon (C) dan hidrogen (H). Berdasarkan kejenuhan ikatannya, senyawa hidrokarbon dikelompokan menjadi tiga, yaitu:

  1. Alkana (ikatan tunggal / jenuh)
  2. Alkena (ikatan rangkap dua / tak jenuh)
  3. Alkuna (ikatan rangkap tiga / tak jenuh)

Senyawa golongan alkana memiliki rumus umum CnH2n + 2 dan tidak memiliki ikatan rangkap. Senyawa ini banyak terdapat dalam kandungan minyak bumi. Senyawa hidrokarbon golongan alkena mempunyai rumus umum CnH2n. Senyawa ini mempunyai ikatan rangkap dua. Sedangkan senyawa hidrokarbon golongan alkuna mempunyai rumus umum CnH2n – 2. Senyawa ini memiliki ikatan rangkap tiga pada rantainya.

Nama-nama alkana merupakan dasar penamaan seluruh senyawa karbon. Olehj karena itu, sanngat penting untuk mengingatnya secara keseluruhan (terutama dari CH4 – C10H22)

Rumus

Molekul

Nama

Rumus Molekul dalam Bentuk Rantai C

CH4

Metana

CH4

C2H6

Etana

CH3 CH3

C3H8

Propana

CH3 CH2 CH3

C4H10

Butana

CH3 CH2 CH2 CH3

C5H12

Pentana

CH3 CH2 CH2 CH2 CH3

C6H14

Heksana

CH3 CH2 CH2 CH2 CH2 CH3

C7H16

Heptana

CH3 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH3

C8H18

Oktana

CH3 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH3

C9H20

Nonana

CH3 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH3

C10H22

Dekana

CH3 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH2 CH3

Khusus senyawa alkena dan alkuna, dasar penamaannya mengikuti alkana, yaitu dengan mengganti akhiran –ana pada senyawa alkana dengan akhiran –ena (senyawa alkena) dan akhiran –una (senyawa alkuna).

Senyawa karbon yang telah kehilangan satu atom hidrogen dinamakan dengan gugus alkil yang biasanya dilambangkan dengan –R, rumus umum = CnH2n + 1. Sistem penamaan gugus alkil mengikuti tata nama senyawa alkana, dengan mengganti akhiran –ana pada senyawa alkana dengan akhiran –il. Contohnya adalah Metana menjadi Metil, Etana menjadi Etil, dan selanjutnya. Gugus alkil biasanya terdapat pada percabangan senyawa karbon.

Tata nama menurut ketentuan aturan IUPAC (International United of Pure and Applied Cehemistry = Perhimpunan Internasional Ilmu Kimia Murni dan Terapan) adalah sebagai berikut:

  1. Jika rantai karbon (C) tidak bercabang, maka namanya sesuai dengan yang disajikan pada tabel tersebut di atas, dengan diberi awalan n (normal).

Namanya : n-pentana

  1. Jika rantai karbon (C) bercabang:
    1. Rantai pokok yang menjadi nama alkananya merupakan rantai terpanjang.

Catatan:

Atom-atom hidrogen (H) tidak ditulis agar tidak ruwet.

                        Rantai karbon (C) terpanjang = 8, jadi merupakan suatu oktana.

 

  1. Penomoran atom karbon (C) dihitung dari salah satu ujung rantau pokok yang terdekat dengan cabang.
  1. Nama cabang dengan awalan nomor atom karbon (C) dimana cabang tersebut terikat, ditulis di depan nama alkananya.

Jadi namanya : 2-metil oktana

  1. Jika terdapat lebih dari satu cabang, maka ditulis urut abjad.

Jadi namanya : 4-etil-2-metil oktana

 

  1. Jika terdapat lebih dari satu cabang yang sama, maka nama cabang tersebut disebut sekali dengan memberikan tambahan awalan:

di = jika tedapat dua cabang yang sama

tri = jika terdapat tiga cabang yang sama

tetra = jika terdapat empat cabang yang sama

Jadi namanya : 2,2,4-trimetil heksana

 

  1. Jika rantai terpanjang ada dua kemungkinan, maka dipilih rantai yang memiliki cabang lebih banyak sebagai rantai pokok.

Namanya: 3-etil-2-metil hekasana (bukan 3-isopropil heksana)

  1. Jika ada dua cabang yang terikat pada atom karbon (C) yang sama jaraknya dari ujung, maka nomor terendah diberikan kepada cabang yang terdahulu menurut abjad.

Namanya: 3-etil-5-metil heptana (bukan 5-etil-2-metil heptana)

Tata nama senyawa alkena dan alkuna adalah seperti pada alkana, tetapi dengan beberapa tambahan sebagai berikut:

  1. Rantai pokok haruslah yang mengandung ikatan rangkap.
  2. Penomoran atom karbon (C) dihitung dari ujung yang terdekat dengan ikatan rangkap.
  3. Akhiran –ana diganti dengan akhiran –ena (untuk alkena), dan diganti dengan akhiran –una (untuk alkuna), kemudian disertai dengan nomor atom karbon (C) dimana ikatan rangkap tersebut terdapat.

Contohnya:

1-butena

4-metil-2-pentena

2,5-dimetil-3-heptuna

2-etil-3,6-dimetil-1,4-oktadiena

1,3-pentadiena

  1. V.                METODE PEMBELAJARAN

Metode pembelajaran :

  1. Numbered Head Together (NHT)
  2. Kartu soal

VI.             KEGIATAN PEMBELAJARAN

No

Kegiatan Pembelajaran

Alokasi Waktu

Metode

Pembelajaran

1. Kegiatan Pendahuluan
  1. Guru menciptakan suasana kelas yang religius dengan mengucapkan salam dan membaca basmalah bersama.
  2. Guru menunjukkan sikap disiplin dengan mengabsen siswa.
  3. Guru membentuk kelompok diskusi dengan memberikan kertas undian yang berbeda nomornya.
  4. Guru mengarahkan siswa untuk duduk sesuai dengan kelompoknya.
  5. Guru menumbuhkan rasa ingin tahu siswa dengan menyampaikan tujuan pembelajaran tentang jenis senyawa karbon.
  6. Guru mengadakan tanya jawab sebagai apersepsi untuk menarik perhatian dan memotivasi siswa untuk belajar.

Pertanyaan : Tahukah kalian senyawa penyusun bensin? Apakah penyusunnya berbeda dengan minyak tanah?

5 menit

 2.Kegiatan Inti

Eksplorasi :

  1. Guru melakukan tanya jawab mengenai jenis senyawa karbon untuk menggali informasi.
  2. Guru menambahkan informasi yang kemungkinan masih kurang dipahami siswa dengan cara menyampaikan materi pelajaran.

Elaborasi :

  1. Guru membagikan LKS yang berisi pertanyaan untuk didiskusikan oleh siswa.
  2. b.      Guru memberikan siswa kesempatan untuk berdiskusi dalam kelompok sebagai upaya menumbuhkan suasana demokratis dan rasa percaya diri siswa.
  3. Masing-masing siswa dalam kelompok menjawab pertanyaan dalam LKS secara mandiri dan bertanggung jawab.
  4. Siswa menjelaskan kepada teman kelompoknya tentang jawaban soal yang dikerjakannya.

Konfirmasi :

  1. Guru memanggil siswa dengan nomor tertentu.
  2. Siswa yang maju menjelaskan jawaban pertanyaan dari kelompoknya masing-masing.
  3. Guru memberikan tanggapan terhadap penjelasan siswa secara komunikatif.
  4. Guru memberi penguatan konsep berdasarkan jawaban siswa.
  5. Guru secara kreatif memberikan catatan-catatan penting mengenai materi pokok yang harus dikuasai siswa.

5 menit

5 menit

5 menit

 

3.Kegiatan Penutup

  1. Guru memberikan penghargaan kepada kelompok terbaik.
  2. Guru bersama-sama siswa menyimpulkan materi pembelajaran secara komunikatif.
  3. Guru memberikan siswa tugas rumah sebagai upaya untuk merangsang siswa untuk tekun belajar.
  4. Guru menutup pembelajaran dengan mengucapkan salam.

5 menit

 4.Penugasan Terstruktur

Buat resume tentang jenis-jenis senyawa karbon berdasarkan kejenuhannya.

Kegiatan Pendahuluan

  1. Guru menciptakan suasana kelas yang religius dengan mengucapkan salam dan membaca basmalah bersama.
  2. Guru menunjukkan sikap disiplin dengan mengabsen siswa.
  3. Guru membentuk kelompok diskusi dengan memberikan kertas undian yang berbeda nomornya.
  4. Guru mengarahkan siswa untuk duduk sesuai dengan kelompoknya.
  5. Guru menumbuhkan rasa ingin tahu siswa dengan menyampaikan tujuan pembelajaran tentang jenis senyawa karbon.
  6. Guru mengadakan tanya jawab sebagai apersepsi untuk menarik perhatian dan memotivasi siswa untuk belajar.

Pertanyaan : Tahukah kalian senyawa penyusun bensin? Apakah penyusunnya berbeda dengan minyak tanah?

5 menit

 2.Kegiatan Inti

Eksplorasi :

  1. Guru melakukan tanya jawab mengenai jenis senyawa karbon untuk menggali informasi.
  2. Guru menambahkan informasi yang kemungkinan masih kurang dipahami siswa dengan cara menyampaikan materi pelajaran.

Elaborasi :

  1. Guru membagikan LKS yang berisi pertanyaan untuk didiskusikan oleh siswa.
  2. b.      Guru memberikan siswa kesempatan untuk berdiskusi dalam kelompok sebagai upaya menumbuhkan suasana demokratis dan rasa percaya diri siswa.
  3. Masing-masing siswa dalam kelompok menjawab pertanyaan dalam LKS secara mandiri dan bertanggung jawab.
  4. Siswa menjelaskan kepada teman kelompoknya tentang jawaban soal yang dikerjakannya.

Konfirmasi :

  1. Guru memanggil siswa dengan nomor tertentu.
  2. Siswa yang maju menjelaskan jawaban pertanyaan dari kelompoknya masing-masing.
  3. Guru memberikan tanggapan terhadap penjelasan siswa secara komunikatif.
  4. Guru memberi penguatan konsep berdasarkan jawaban siswa.
  5. Guru secara kreatif memberikan catatan-catatan penting mengenai materi pokok yang harus dikuasai siswa.

5 menit

5 menit

5 menit

 3.Kegiatan Penutup

  1. Guru memberikan penghargaan kepada kelompok terbaik.
  2. Guru bersama-sama siswa menyimpulkan materi pembelajaran secara komunikatif.
  3. Guru memberikan siswa tugas rumah sebagai upaya untuk merangsang siswa untuk tekun belajar.
  4. Guru menutup pembelajaran dengan mengucapkan salam.

5 menit

 4.Penugasan Terstruktur

Buat resume tentang jenis-jenis senyawa karbon berdasarkan kejenuhannya.

  1. VII.          ALAT, BAHAN DAN SUMBER BELAJAR
  • Alat dan bahan      : white board, spidol, penghapus, LKS, Infokus.
  • Sumber belajar      : Buku ajar Kimia kelas X penerbit Erlangga, Buku referensi, dan sumber lain yang relevan.
  1. VIII.       PENILAIAN

Pengetahuan (kognitif)

Teknik             : Tes Tertulis

Bentuk                        : Latihan Soal

 

Sikap (Afektif)

Teknik             : Pengamatan

Tabel Penilaian Afektif Siswa

No.

Nama Siswa

Aspek Yang Diamati

Jumlah Skor

Kehadiran

Partisipasi KBM

1

2

3

4

1

2

3

4

1.

2.

Keterangan :

4          = sangat baik / sangat sering

3          = baik / sering

2          = cukup

1          = kurang

Pontianak, 10 April 2012

Mengetahui

Kepala Sekolah

Guru Mata Pelajaran

NIP. …………………………………..

NIP. ……………………………………….

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LEMBAR KERJA SISWA (LKS)

  1. 1.      Jenis Senyawa Hidro Karbon

Berdasarkan kejenuhan ikatannya, senyawa hidrokarbon dikelompokan menjadi tiga, yaitu:

  1. Alkana (ikatan tunggal / jenuh)
  2. Alkena (ikatan rangkap dua / tak jenuh)
  3. Alkuna (ikatan rangkap tiga / tak jenuh)
  4. 2.      Tata Nama Senyawa Alkana, Alkena, dan Alkuna

Jumlah Atom C

Alkana

Alkena

Alkuna

1

Metana

2

Etana Etena Etuna

3

Propana Propena Propuna

4

Butana Butena Butuna

5

Pentana Pentena Pentuna

6

Heksana Heksena Heksuna

7

Heptana Heptena Heptuna

8

Oktana Oktena Oktuna

9

Nonana Nonena Nonuna

10

Dekana Dekena Dekuna
  1. Jika rantai karbon (C) tidak bercabang, maka namanya sesuai dengan yang disajikan pada tabel tersebut di atas, dengan diberi awalan n (normal).
  2. Jika rantai karbon (C) bercabang:
    1. Rantai pokok yang menjadi nama alkananya merupakan rantai terpanjang.
    2. Penomoran atom karbon (C) dihitung dari salah satu ujung rantau pokok yang terdekat dengan cabang.
    3. Nama cabang dengan awalan nomor atom karbon (C) dimana cabang tersebut terikat, ditulis di depan nama alkananya.
    4. Jika terdapat lebih dari satu cabang, maka ditulis urut abjad.
    5. Jika terdapat lebih dari satu cabang yang sama, maka nama cabang tersebut disebut sekali dengan memberikan tambahan awalan:

di = jika tedapat dua cabang yang sama

tri = jika terdapat tiga cabang yang sama

tetra = jika terdapat empat cabang yang sama

  1. Jika rantai terpanjang ada dua kemungkinan, maka dipilih rantai yang memiliki cabang lebih banyak sebagai rantai pokok.
  2. Jika ada dua cabang yang terikat pada atom karbon (C) yang sama jaraknya dari ujung, maka nomor terendah diberikan kepada cabang yang terdahulu menurut abjad.

 

 

 

SOAL EVALUASI KELOMPOK

 

  1. Jelaskan dua jenis senyawa hidrokarbon berdasarkan kejenuhannya!
  2. Bagaimana cara menuliskan nama rantai yang kemungkinan mempunyai dua nama?
  3. Jelaskan cara penulisan senyawa hidrokarbon yang mempunyai cabang lebih dari satu!
  4. Tuliskan lima nama senyawa alkana yang paling sederhana!

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SOAL EVALUASI SISWA

 

  1. Bagaimana cara menuliskan nama rantai yang kemungkinan mempunyai dua nama?
  2. Jelaskan dua jenis senyawa hidrokarbon berdasarkan kejenuhannya!
  3. Tuliskan lima nama senyawa alkana yang paling sederhana!
  4. Jelaskan cara penulisan senyawa hidrokarbon yang mempunyai cabang lebih dari satu!

KUNCI JAWABAN

SOAL EVALUASI SISWA

 

  1. Dengan memilih rantai yang memiliki cabang lebih banyak sebagai rantai pokok.
  2. Senyawa hidrokarbon berdasarkan kejenuhan:
  3. Jenuh, mempunyai ikatan tunggal.
  4. Tak jenuh, mempunyai ikatan rangkap (2 ataupun 3)
    1. Metana, Etana, Propana, Butana dan Pentana.
    2. Jika terdapat lebih dari satu cabang yang sama, maka nama cabang tersebut disebut sekali dengan memberikan tambahan awalan:

di = jika tedapat dua cabang yang sama

tri = jika terdapat tiga cabang yang sama

tetra = jika terdapat empat cabang yang sama

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s